Di awal tahun baru 2018, mahasiswa Ilmu Komunikasi konsentrasi Broadcasting angkatan 2015  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta disibukkan dengan ujian akhir semester genap untuk mata kuliah Produksi Program TV yang diampu oleh Budi Dwi Arifianto, S.SN, M.Sn yang lebih dikenal Mas Tobon. Beliau ikut terjun langsung mengawasi, mengontrol, dan membantu teman-teman broadcasting 2015, terlebih jika ada yang merasa kesulitan, dengan sigap ia langsung turun tangan. Ujian akhir untuk mata kuliah produksi program tv ini dilaksanakan selama dua hari yaitu dari tanggal 2 Januari 2018 hingga 3 Januari 2018 di Laboratorium Ilmu Komunikasi, Gedung E Ki Bagus Hadikusumo.

Broadcasting 2015 mengangkat program talkshow, tidak jauh berbeda dengan broadcasting angkaatan 2014 yang lalu, hanya berbeda di nama programnya saja. Untuk tahun ini, Broascasting 2015 sepakat menggunakan nama program “Browser” yang berarti Obrolan Seru dengan tema warna colour full. “Pada mata kuliah ini tujuan atau goalsnya, kita mengenalkan bagaimana konsep produksi program tv, dari perencanaan, produksi, sampai dengan distribusi. Dimana, pada saat pertemuan perkuliahan, kita membuat proposal, kemudian dipilih yang terbaik, baru kita membuat desain produksinya. Kemudian, untuk finalnya, kita produksi seperti ini. Adapun harapan untuk mahasiswa dari proses perencanan sampai produksi , mereka bisa tahu bagaimana suasana atau rasanya memproduksi program tv dengan teknik multi camera dengan teknis studio, dann juga ketika nanti mahasiswa magang atau terjun ke dunia kerja, mereka tidak kaget, karena mereka sudah mengenal teknis dan sistem kerjanya, jelas Budi Dwi Arifianto.”

Dari perspektif mahasiswa sendiri, mata kuliah ini cukup menguras waktu dan tenaga karena tingkat kesulitannya yang lumayan. “Susahnya, koordinasi anggota art, ekpektasi sama realitanya beda banget. Selain itu, kesulitan cari properti yang warnanya sesuai colour pallete, karena pemilihan colour palletenya pastel. Tapi, overall susah hehe, ujar Fitria Fajar, mahasiswa broadcasting 2015, selaku koordinator dibidang artistik.